Review: The Book of Forbidden Feelings

The Book of Forbidden Feelings The Book of Forbidden Feelings by Lala Bohang
My rating: 4 of 5 stars



View all my reviews



๐Ÿ“•The Book of Forbidden Feelings
๐Ÿ“Lala Bohang
๐Ÿ“šGramedia Pustaka Utama
๐Ÿ“–152 hlm.
๐Ÿ“†2016
๐Ÿ”–ISBN 602033189X (ISBN13: 9786020331898) .
.
"Your happiness is always urgent."
.
.
Ini buku kedua yang ku baca dari Lala Bohang. Walaupun buku ini yg pertama terbit lebih dulu dibanding The Book of Invisible Question.
Pertama kali baca judulnya, aku sendiri bertanya-tanya, apa sih maksudnya forbidden feelings? Terlarang seperti apa? Dari beberapa review yg aku baca di goodreads, ini adalah buku yg bahaya buat orang2 yg suka baper. But, is that so?
.
.
Anehnya, rasa seperti ketika aku baca Invisible Questions kembali muncul saat baca buku ini. Rasa tidak sendiri. Perasaan bahwa apa yg aku rasakan adalah suatu yg wajar. Dan aku jadi sadar, kalau kita harus bisa menghandle segala rasa ini. Bagaimana kita harus berdamai dengan ketakutan dan kegelisahan kita. Bagaimana kita menjadi manusia yg lebih berpikir positif lagi. Wah, aku sampai kehabisan kata-kata. Kalau kata Lala bohang, buku ini bermaksud untuk menjadi teman baik, yg bisa selalu dijaga disampingmu, dan yg kamu bisa jujur dengannya, kurang lebih aku setuju dengan itu. Baca buku ini seperti baca diary, seperti baca sepotong kisah dari diri kita. Terimakasih, Lala Bohang!

0 Comments