­

Review: Breakeven [S. Andi]

Breakeven [S. Andi] Breakeven [S. Andi] by S. Andi
My rating: 4 of 5 stars



View all my reviews



📖 : Breakeven
📝 : S. Andi
💻 : Loka Media @loka_media
📆 : 2018
📕 : 286
.
#DailyReview #ReviewDiction #Day1
Kita liat blurb nya dulu yuk!

Blurb
Apa ini hal biasa, ketika statusmu sebagai seorang istri dianggap tidak lebih dari orang asing di hadapan keluarga dan teman-teman suamimu? Apa ini hal biasa, ketika seorang teman perempuannya masih menempelinya, bahkan saat Nara sudah berkeluarga denganku?
Boleh aku bertanya, hubungan macam apa ini? Saat aku harus menjaga akses dari dunia luar, menjaga perasaan serta nama baiknya, sementara dia bebas dengan dunianya tanpa memikirkan bagaimana perasaanku?
Bahkan duniaku yang dulu jauh lebih membuatku nyaman, dan entah bagaimana bisa aku mempercayai Naraspada Narendra untuk menjadi pendamping hidupku.
-Padnya Ichlal
.
.
"Apa yang kutahu dari seorang pria sepertimu? Dengan segala hal yang kamu tutupi. Dan kamu memintaku untuk mengerti?" (hlm. 39)
"Kalau kamu bahagia bersamanya, lalu kenapa kamu memilih untuk menikahiku?" (hlm. 79)
.
Itu sedikit, kata-kata yg dikutip dari #Breakeven. Kalian pernah naik roller coaster? Rasanya pas baca novel ini tuh seperti naik roller coaster. Satu waktu bikin seneng eh bentar aja udah dibikin sedih lagi.
Ichlal adalah wanita karir dengan segala kekeras kepalaannya, dengan segala sikap bossy nya, dan cintanya sama karir yang dia punya. Kesemua itu ternyata bisa luluh oleh Nara. Lelaki yang ditemuinya tanpa sengaja di bus transjakarta. Perkenalan mereka bisa dibilang nggak terlalu lama, lalu Nara berhasil meyakinkan Ichlal untuk mau menerima proposal nikahnya. Ichlal meskipun dengan berat hati bersedia untuk menjadi ibu rumah tangga meninggalkan karir yang sangat ia sukai. Nyatanya, pengorbanan Ichlal belum sebanding dengan harapan orang tua maupun teman-teman Nara. Nara yang punya temen cewek bernama Mentari rupanya belum mengerti bagaimana ia bisa melukai Ichlal sedemikian rupa. Bakalan gimana ya? Kisah selanjutnya, aku penasaran banget. U.u tadi aja sebenernya aku nggak mau berenti baca karena saking penasaran nya, ><
.
.
Btw, menurut kalian istri yang baik tuh seperti apa sih? Kalau kata Nara nggak masalah gak pinter masak, gak pinter nyuci baju, dll asalkan Ichlal selalu ada saat Nara butuh, namanya rumah tangga Nara dan Ichlal itu partner bukan pembantu, jadi sebisa mungkin saling membantu, nggak saling membebani. (Meleleh deh aku sama ucapannya Nara) :D Aku suka banget karakter Nara sebenernya, gregetan juga sama Ichlal. :'D
.

P.s buat yg mau baca ini, siapin tisu ya. I dunno why, aku nangis mulu pas baca ini. :') padahal baru separuh novel :')
.
.
#DailyReview #ReviewDiction #Day4
Makin kesini konfliknya makin panas. Ichlal jadi makin bisa buat membuat Nara jatuh padanya dan mengabaikan Mentari. Prioritas Nara kemudian berubah, saat Ichlal tegas sama Nara. Nara yang tadinya terlalu percaya dengan omongan sahabtanya, kini semakin percaya sama Ichlal. Nara seolah sudah menemukan bagaimana tempat ia berada sesungguhnya. 😍😍😍
.
.
Bagaimana prioritas menurut kalian gengs? Kalau disuruh milih keluarga atau temen mana yg bakalan kalian duluin?
.
.
"Abang sakit dengernya, maaf abang nggak pernah peduliin kamu." (hlm.228)

Ini adalah salah satu ucapan Nara yg bikin aku meleleh. 😍 Nara manis banget huhu, he is so gentle, romantic. >< 💓
.
.
#DailyReview #ReviewDiction #Day5

Manusia punya pilihan dan selalu punya kesempatan atas apapun yang ia lakukan. Cinta Ichlal dan keputusan Ichlal untuk tetap bertahan atas Nara, membuat Nara juga berhasil berubah dan membuktikan dirinya pantas untuk diperjuangkan Ichlal. 😭
Setelah rasanya seperti naik roller coaster pas mulai baca ini, di bagian menjelang ending ada rasa lega tak terduga. 😭 Lega banget atas apapun yang ditulis penulis untuk Nara dan Ichlal. Bakalan menanti karya kak @safitriandi selanjutnya nih. Breakeven udah sukses membuat diriku baper huhu bagus banget deh ceritanya, alur, karakter, semuanya.
.
.

Buat kalian yg penasaran buku apa sih yg bikin aku sampe baper ini, sok baca deh!

0 Comments